Notification

×

Iklan

Iklan

Legislaor Tobias Ginanjar Apresiasi Tren Ekonomi Syariah di Jabar Meningkat

Selasa, 10 Maret 2026 | 10:55 WIB Last Updated 2026-03-12T11:13:34Z

Caption : Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jabar Tobias Ginanjar Sayidina,S.A.P .(foto ist)


BANDUNG.LENTERAJABAR.COM
,-- Jawa Barat (Jabar) memiliki potensi besar untuk menjadi pionir perkembangan ekonomi syariah di tingkat nasional hingga global.Menginggat dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia potensi pasar sebesar 4,7 juta warga Jabar.


Tren ekonomi  syariah di Jabar terus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hal ini tercermin dari kokohnya ekosistem industri halal di wilayah tersebut, mulai dari sektor busana hingga kuliner yang kini semakin terintegrasi dalam rantai pasok global. 


Hal tersebut tampak pada gelaran Indonesia Hijabfest 2026 yang berlangsung di Sasana Budaya Ganesha, Bandung, 5-8 Maret. Ajang tahunan ini tidak hanya menjadi magnet bagi ribuan pengunjung, tetapi juga menjadi bukti nyata kolaborasi antara otoritas moneter, pemerintah daerah, dan pelaku usaha dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.


Berkaitan dengan hal tersebut Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jabar yang membidangi keuangan,Tobias Ginanjar Sayidina,S.A.P memberikan apresiasi bahwa potensi pengembangan ekonomi syariah di Jawa Barat sangat strategis. Dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, Jawa Barat memiliki modal sosial dan ekonomi yang kuat untuk memimpin sektor usaha halal.


Lebih lanjut wakil rakyat dari daerah pemilihan Jawa Barat III Kabupaten Bandung Barat ini mengungkapkan bahwa capaian Jawa Barat di sektor ekonomi syariah telah diakui secara nasional. Beberapa prestasi membanggakan telah diraih sepanjang 2025 seperti juara umum Adinata Syariah.


Jabar menjadi provinsi terbanyak dengan jumlah produk bersertifikat halal terbanyak nasional. ​"Dengan 97,3% penduduk muslim dan kreativitas generasi muda yang tinggi, momentum ini harus dijaga. Pengembangan ekonomi syariah memerlukan sinergi hulu hingga hilir yang berkelanjutan,tutur Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Jawa Barat ini..


Hijabfest kini telah bertransformasi menjadi industri raksasa. Keterlibatan pelaku usaha lokal, termasuk tenant legendaris dari Pasar Cihapit, menunjukkan bahwa ekonomi syariah mampu merangkul seluruh lapisan pedagang.


"Melalui dukungan penuh perbankan syariah dan kebijakan BI, diharapkan UMKM di Jawa Barat dapat naik kelas dengan standarisasi produk halal," kata Founder Hijabfest, Sheena Krisnawati.


Partisipasi aktif berbagai pihak dalam Indonesia Hijabfest 2026 diharapkan memberikan efek berganda bagi penguatan ekonomi daerah. "Ujungnya kan menjadikan pertumbuhan ekonomi Jawa Barat lebih inklusif dan dirasakan langsung oleh masyarakat luas," pungkasnya.(Red/AdPar)

×
Berita Terbaru Update