.

Anggota Komisi III Hj Sumiyati Dukung BUMD Agronesia Kerjasama dengan BRIN

Caption : Anggota Komisi III DPRD Jabar Hj.Sumiyati, S.Pd.I,M.IPol

BANDUNG.LENTERAJABAR.COM
,- Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jawa Barat, PT. Agronesia, menjalin kerja sama dengan Pusat Riset Material Maju Organisasi Riset Nanoteknologi dan Material Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tentang Riset dan Inovasi Barang Teknik Karet Bidang Perkeretaapian. 

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama yang dilakukan oleh Direktur Utama PT. Agronesia M. Deddy Gamawan dan Kepala Pusat Riset Material Maju BRIN Wahyu Bambang Widayatno tersebut berlangsung di West Java Investment Hub, Kota Bandung, Selasa (8/11/2022).

Atas jalinan kerja sama  yang dilakukan mitra kerja Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat tersebut, yang salah satu mitra kerjanya adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) garapannya meliputi; Pemberdayaan dan Pengembangan BUMD, Hasil BUMD dan Pengelolaan Kekayaan Daerah. 

Anggota Komisi III DPRD Jabar Hj.Sumiyati, S.Pd.I,M.IPol,yang membidangi keuangan mengapresiasi upaya yang telah dilakukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jawa Barat, PT. Agronesia (Perseroda) Merupakan Perusahaan yang bergerak pada bidang Industri barang teknik karet (Inkaba), Industri Es (Saripetojo), Industri Makanan dan Minuman (BMC).PT. Agronesia adalah Badan Usaha Milik Daerah ( BUMD ) yang mana 100% sahamnya milik Pemprov Jabar.

Lebih lanjut dikatakan  Anggota Legislatif (Aleg) dari Fraksi  Partai Demokrasi  Indonesia (PDI) Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Barat Bunda Sum sapaan akrab Hj.Sumiyati,kerja sama dengan BRIN sangat penting dilakukan untuk meningkatkan kemampuan serta kualitas karet yang dihasilkan Inkaba yang merupakan salah satu unit bisnis PT. Agronesia,jelas peraih gelar magister strata dua dari Universitas padjajaran (unpad) ini. 

Ditambahkan wakil rakyat daerah pemilihan (dapil) Jabar VIII  meliputi Kota Depok dan Kota Bekasi ini dengan adanya kerjasama Kerja sama cukup penting ini karena kita tahu BRIN berisi SDM yang mumpuni dalam masalah produk karet yang dihasilkan Inkaba yang merupakan salah satu unit bisnis PT. Agronesia.Dengan produk yang berkualitas sehingga banyak yang memesan pada akhirnya juga akan meningkatkan pendapatan perusahaaan yang tentunya berdampak pada PAD Jawa Barat, papar Hj.Sumiyati,S.Pd.I,.M.IPol.

Sementara itu Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Provinsi Jawa Barat, Noneng Komara berharap kerja sama ini mampu meningkatkan investasi ke Jawa Barat serta berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan BUMD. 

"Target investasi kita 2022 sebesar Rp163 triliun saat ini hingga kuartal tiga baru Rp128 triliun," kata Noneng Komara.

"Apalagi potensi PT. Agronesia saat ini cukup besar untuk mengembangkan usahanya. PT. Agronesia bisa ambil peran dan peluang di bisnis karet ini dengan bahan karet yang berkualitas tentunya," pungkasnya.(Rie/AdPar)