.

Komisi III Kunker Tinjau Aset Mitra Kerja,Terkait Pengelolaanya Supaya Memberikan Kontribusi Pada PAD

Caption : Anggota komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat,Hj.Sumiyati,S.Pd.I.M..I.Pol (kanan) saat melaksanakan kunker meninjau salah satu asset PT. Jaswita Jabar yaitu Bengkel di Kota Bogor 

BOGOR.LENTERAJABAR.COM
,-Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat  yang membidangi keuangan yang mana, salah satu mitra kerjanya adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) garapannya meliputi; Pemberdayaan dan Pengembangan BUMD, Hasil BUMD dan Pengelolaan Kekayaan Daerah.

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) memiliki peran strategis di tengah pandemi COVID-19. Dengan inovasi dan kolaborasi, BUMD dapat mendorong pemulihan ekonomi.Gubernur meminta BUMD Provinsi Jabar untuk memperkuat kolaborasi dan memaksimalkan potensi ekonomi Jabar pascapandemi COVID-19.

Sesuai dengan tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Komisi III melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) meninjau salah satu asset PT. Jaswita Jabar yaitu Bengkel di Kota Bogor.Anggota dewan didampingi Direktur Keuangan & SDM Jaswita Rien Hamid serta Divisi Properti & Jasa Usaha dan Divisi Pengembangan Usaha & Manajemen Resiko PT. Jaswita Jabar.

Anggota komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat,Hj.Sumiyati,S.Pd.I.M..I.Pol mengatakan  kunker ini dalam rangka evaluasi mitra kerja Komisi III  dalam rangka evaluasi kinerja mitra kerja Komisi Tahun 2021 dan rencana kerja Tahun 2022.Bertempat di salah satu Bengkel asset PT. Jaswita Jabar di Kota Bogor kemarin.

Dalam kunjungan kerja ke  Bengkel asset PT. Jaswita Jabar Anggota Komisi III Bunda Sum sapaan akrab Hj.Sumiyati meminta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD),untuk memaksimalkan aset yang potensial guna menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD). potensi tersebut harus dimaksimalkan.Demi mendukung kontribusi BUMD terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Provinsi (Pemprov).

Lebih lanjut dikatakan politisi perempuan partai berlambang banteng moncong putih ini,intinya karena kunjungan ini harus merepresentasikan sampai mana potensi aset ini, untuk bisa memberikan kontribusi kepada Pemprov jabar dan itu yang menjadi persoalan kita tinjau kesini, ujar wakil rakyat daerah pemilihan (dapil) Jabar VIII meliputi Kota Bekasi dan Depok ini.

pihaknya akan terus melakukan pengawasan terkait aset. Khususnya terhadap kerjasama dengan pihak ketiga, agar saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. Terutama bagi Pemprov, selaku pemilik BUMD yang mengelola aset-aset,pungkas bun da Sum sapaan akrab Hj.Sumiyati Anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP) DPRD Provinsi Jawa Barat ini. (Rie/AdPar)