.

Usaha Cuci Motor Pemuda Difabel Kiki, Diresmikan Waket DPRD Kota Bandung Achmad Nugraha

Caption : Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Achmad Nugraha meresmikan usaha Cuci Motor Kiki, di Jalan Cijambe, Kelurahan Pasir Endah, Kecamatan Ujung Berung.(Dani/Humpro DPRD Kota Bandung)

BANDUNG.LENTERAJABAR.COM,-- Wakil Ketua (Waket) DPRD Kota Bandung Achmad Nugraha memotong pita sebagai tanda diresmikannya usaha Cuci Motor Kiki, di Jalan Cijambe, Kelurahan Pasirendah, Kecamatan Ujungberung, Rabu (26/1/2022).

Achmad Nugraha mengatakan, pemberian kesempatan kepada teman disabilitas ini menjadi bukti ada orang-orang yang paham arti berikhtiar. Karang Taruna Kota Bandung memberikan bantuan usaha bagi Kiki karena melihat ada potensi pengembangan diri dari setiap manusia.

Lebih lanjut dikatakan Achmad politisi dari PDIP ini,Kiki merupakan wakil ketua Karang Taruna Kelurahan Pasirendah yang mendapatkan bantuan usaha cuci motor dari Karang Taruna Kota Bandung. Jasa cuci motor ini sebagai upaya pemberdayaan warga difabel seperti Kiki, yang akan mengelola usaha tersebut bersama temannya Firman dan Karang Taruna Kelurahan Pasirendah.

Achmad menambahkan, kesetiakawanan sosial yang menjadi dasar Karang Taruna Kota Bandung telah diperlihatkan dengan upaya pemberdayaan pemuda untuk memajukan wilayahnya.

“Kita terkadang menganggap enteng teman-teman disabilitas. Padahal orang seperti Kiki, misalnya, mereka bisa berbuat lebih dari yang kita bayangkan. Mereka hanya butuh diberi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya,” kata Achmad.

“Pemberdayaan antarteman ini luar biasa. Kita perlahan-lahan perbaiki tingkat sosial masyarakat yang membutuhkan bantuan, salah satunya Karang Taruna Kota Bandung yang memberikan kepedulian luar biasa bagi warga di sekitarnya. Ini momentum baik untuk melanjutkan benang-benang kebaikan demi Bandung yang lebih baik di masa mendatang,” katanya.

Sosok Kiki dengan nama lengkap Riki Heriawan di tengah kemampuannya yang terbatas, mengaku kesulitan mendapatkan pekerjaan di Kota Bandung. Kiki mengalami perlambatan perkembangan tubuh sejak kecil.

“Pernah ngelamar ke minimarket, perusahaan-perusahaan. Sempet dipanggil, tapi akhirnya ditolak kerja karena kondisi saya seperti ini,” tutur Kiki.

Melalui kesempatan berharga yang diberikan melalui jasa cuci motor ini, Kiki bertekad memperluas promosi cuci motor di kawasan Cijambe dengan menambah layanan khusus.

Perhatian besar dari Karang Taruna Kota Bandung ini melambungkan semangat Kiki untuk memperluas kolaborasi dengan mengedepankan kemandirian ekonomi. Ia berharap usaha cuci motornya maju supaya bisa membuka ruang nafkah bagi orang lain.

“Saya ingin mengembangkan cuci motor pakai aplikasi. Jadi nanti motor konsumen kita jemput, dan setelah selesai kita antar,” kata Kiki.

“Tetap semangat. Saya yakin rezeki enggak akan ke mana selama kitanya ikhtiar. Buktinya, dengan kita kerja ikhlas, kita diterima dengan baik di Karang Taruna, dan mendapatkan banyak dukungan karena besarnya rasa kesetiakawanan sosial,” katanya. *