.

Hj.Sumiyati,Anggota DPRD Jabar Minta Masyarakat Waspada dan Disiplin Prokes Hadapi Varian Omicron

Caption : Hj. Sumiyati S.Pdi, M.IPol.Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat 

BANDUNG.LENTERAJABAR.COM
,--Dengan kemunculan varian Omicron di wilayah Jawa Barat, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari daerah pemilihan (Dapil) Jabar VIII meliputi kota Bekasi dan Depok Hj. Sumiyati S.Pdi, M.IPol. meminta masyarakat untuk tidak panik dengan adanya varian tersebut.

Berdasarkan informasi dari Satgas Covid-19.Kasus Omicron ini diduga berawal dari perjalanan luar negeri, sekitar 14 warga dengan KTP Jabar terpapar Covid-19 varian Omicron. Dari sejumlah orang tersebut, 10 di antaranya tengah menjalani isolasi mandiri di Wisma Atlet Jakarta.Selain itu juga seperti halnya kejadian di Kabupaten Bandung.

Varian Omicron memang jauh lebih cepat menular dibandingkan dengan Delta. Namun dari sisi fatalitas, varian Omicron jauh lebih rendah dibandingkan Delta.

Menurut Bunda Sum sapaan akrab Hj Sumiyati yang perlu dilakukan oleh masyarakat adalah supaya tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. Secara khusus adalah dengan menggunakan masker untuk menghindari potensi penularan. 

Lebih lanjut dikatakan legislator dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) DPRD Provinsi Jawa Barat  ini meminta agar masyarakat tetap waspada dengan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) 6 M yaitu Memakai Masker,Menjaga Jarak, Mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, Mengurangi mobilitas dan Menghindari kerumunan serta Mengikuti Vaksinasi.

Ditambahkan Anggota Komisi III  DPRD Provinsi Jawa Barat  ini ,kita perlu tetap waspada, tapi jangan terlalu khawatir. Mudah-mudahan dengan kewaspadaan kita, Omicron bisa kita kendalikan lebih baik lagi,tutur Bunda Sum.

Ditambahkan untuk menekan penyebaran varian Umicron tersebut  masyarakat juga perlu disiplin menerapkan prokes dalam setiap aktivitas untuk mencegah penularan, kata ibu tiga orang putra ini.

Selain itu juga srikandi partai berlambang banteng moncong putih ini juga  meminta pemerintah terus melakukan 3T (tes, telusur, dan tindak lanjut) sebagai langkah dini mendeteksi Covid-19 varian Omicron.

“Kegiatan 3T harus tetap dilakukan, khususnya tes dan telusur terhadap warga yang baru kembali dari luar negeri. Pintu pertamanya itu, yakni warga yang diketahui melakukan perjalanan ke luar negeri,” pungkasnya.(Rie/Adpar)