.

Aleg Hj. Sumiyati, SPd.I.M.I.Pol Temui Konstituen untuk Serap Aspirasi Masyarakat

Caption : Hj.Sumiyati,S.Pd.I., M.I.Pol Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) dari Fraksi Partai Demokasi Indonesia Perjuangan (PDIP) saat reses 

KOTA BEKASI.LENTERAJABAR.COM
, - Sebanyak 120 Anggota DPRD  Provinsi Jawa Barat saat ini sedang melaksanakan kegiatan reses ke-l tahun sidang (TS) 2021-2022  di daerah pemilihan masing-masing yang tersebar di 15 daerah pemilihan. Dalam reses itu, para anggota dewan kembali menyerap aspirasi sekaligus mensosialisasikan program pembangunan dan aktivitas DPRD .

Kegiatan tersebut juga dilakukan  Hj.Sumiyati,S.Pd.I., M.I.Pol Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) dari Fraksi Partai Demokasi Indonesia Perjuangan (PDIP) , Selain untuk menjaring aspirasi momentum Reses I Tahun Sidang 2021-2022 dimanfaatkan oleh para Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat untuk mensosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat. 

Politisi perempuan partai berlambang banteng moncong putih Daerah Pemilihan (Dapil)Jabar VIII meliputi Kota Bekasi dan Depok,Bunda Sum sapaan akrab Sumiyati saat menemui masyarakat di Perum Bekasi Timur Regensi, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi. Kamis,2 Desember 2021. 

Meskipun saat ini pandemi covid-19 sedang mengalami trend angka penurunan, Anggota Komisi III ini menekankan penerapan protokol kesehatan (prokes) 5M yaitu yaitu Memakai Masker,Mencuci tangan pakai sabun di air mengalir,Menjaga Jarak,Menjauhi kerumunan dan Mengurangi aktifitas,harus tetap dilakukan secara ketat.Hal ini penting untuk menjaga kesehatan dan memutus mata rantai virus covid-19,tegas Hj.Sumiyati. 

Bunda Sum meminta kepada masyarakat yang belum mendapatkan dosis vaksin baik tahap 1 maupun 2 untuk segera melakukan vaksinasi di tempat-tempat yang telah disediakan baik oleh pemerintah maupun pihak swasta. 

Terkait dengan sejumlah aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat dalam reses kali ini,  pihaknya menyatakan bahwa aspirasi-aspirasi tersebut selanjutnya akan ia sampaikan kepada pihak-pihak terkait untuk dapat segera ditindaklanjuti,pungkas Hj.Sumiyati.(Rie/Adpar)