.

Banggar DPR Yakin Pertumbuhan Ekonomi 2022 Bisa Melebihi 5,2 Persen

Caption : Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah

JAKARTA.LENTERAJABAR.COM
,-- Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah meyakini Pemerintah Indonesia memiliki usaha terbaik (best effort) dalam capaian pertumbuhan ekonomi melebihi 5,2 persen, yaitu hingga 5,5 persen. 

Target tersebut selaras dengan upaya pemerintah yang telah bekerja keras dalam penanganan pandemi Covid-19 sejauh ini, mulai dari penguatan 3T (treatment, tracing, dan testing) hingga percepatan vaksinasi untuk mencapai kekebalan kelompok.

“Kita yakin hal itu. Karena hari ini saja di antara kita sendiri sudah saling berdekatan karena telah melaksanakan vaksinasi Covid-19. Pertumbuhan ekonomi kita dipatok di 5,2 persen, kemudian inflasi 3 persen, suku bunga 6,8, harga minyak mentah atau ICP kita 63, lifting migas sebesar 1.739 ribu barel/hari dengan rincian lifting minyak bumi 703 ribu barel/hari dan lifting gas bumi 1.036 ribu barel/hari,”  ujar Said dalam konferensi pers Pimpinan Banggar DPR RI usai Rapat Paripurna, di Gedung Nusantara IIII, Senayan, Jakarta, Kamis (30/9/2021).

Said menjelaskan asumsi makro dalam RUU APBN Tahun Anggaran 2022 tersebut  telah dilakukan melalui perhitungan yang rigid dan kajian mendalam sejak pembahasan pendahuluan pada Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) tahun 2022.

Lebih lanjut Said mengatakan, “Karena itu bagi kami, Badan Anggaran DPR RI meyakini pemerintah mampu melaksanakan apa yang telah ditetapkan pada APBN 2022,” tegas Said.

Meski demikian, politisi PDI-Perjuangan ini tidak menampik bahwa ada keinginan dari Banggar DPR RI untuk memasukkan unsur lingkungan hidup sebagai perhitungan di Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG/Composite Index) dalam asumsi-asumsi ekonomi makro di tahun-tahun mendatang, khususnya di tahun 2023,pungkas legislator dapil Jatim  XI ini. (Red/**)