Notification

×

Iklan

Iklan

UMKM Handmade Geliatkan Ekonomi Meski Masa Pandemi, Tri Adhianto Dorong Tingkatkan Produksi

Kamis, 30 September 2021 | 07:13 WIB Last Updated 2021-09-30T00:13:58Z

Caption : Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dengan meninjau pelaku UMKM Handmade  Ibu Yuyun warga Taman harapan baru Blok V3/32 Kelurahan Pejuang Kecamatan Medan Satria Kota Bekasi , Rabu (29/09/2021).


BEKASI.LENTERAJABAR.COM
, – Pandemi COVID-19 memiliki dampak di berbagai sektor terutma di sektor perdagangan,namun untuk sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mampu tetap bertahan bahkan mengalami peningkatan pesanan.

Seperti yang pelaku usaha UMKM Handmade milik  Ibu Yuyun salah satu warga Taman harapan baru Blok V3/32 Kelurahan Pejuang Kecamatan Medan Satria Kota Bekasi . Kewalahan memenuhi pesanan.

Pemerintah Kota Bekasi dalam upaya mendukung pelaku usaha baik pendampingan maupun suport moral untuk tetap optimis dimasa pandemi.Seperti yang dilakukan Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dengan meninjau pelaku UMKM Handmade , Rabu (29/09/2021).

Dalam peninjauan, Tri Adhianto melihat berbagai macam kerajinan tangan yang dibuat oleh Ibu Yuyun, ada berbagai macam hasil kerajinan tangan yang telah dibuatnya, diantara lain, Tas selendang berbagai motif, tali ikat pinggang, dompet pria dan wanita, dan masih banyak lagi lainnya.

Pria yang akrab disapa Mas Tri bertanya  kepada Ibu Yuyun bagaimana proses pemasarannya dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk pengerjaan setiap produk.

"Ini untuk Tas, Dompet, dan lainnya butuh waktu berapa lama Bu pengerjaannya?, lalu dipasarkannya kemana?," Tanya Tri Kepada Ibu Yuyun.

Ibu Yuyun memperkenalkan produknya satu persatu, sambil menjawab pertanyaan yang dilontarkan Wakil Wali Kota Bekasi, Ibu Yuyun juga menjelaskan terkait kendala yang menyebabkan adanya keterhambatan dalam proses produksi.

"Untuk harga bervariatif pak, tergantung kesulitan produk itu sendiri, dan qualitas bahan bakunya, seperti hal nya Tas motif Bordir ini memakan waktu bisa sampai 5 hari, biasanya saya terkendala sulit mencari bahan baku, dan proses dari nol pun masih manual tidak menggunakan kecuali mesin jahit," jelas Yuyun.

Usai meninjau UMKM Handmade milik Bu Yuyun, Tri Adhianto langsung bergegas meninjau lokasi vaksinasi yang lokasinya tidak jauh dari lokasi Ibu Yuyun. Dengan didampingi Camat Medan Satria Lia Erliani dan Kapolsek Medan Satria Akp Yudho Anto Hutri, SH.

Dalam peninjauannya Tri menyapa peserta vaksinasi sekaligus meminta agar warga peserta yang hadir dapat memberikan informasi kepada sanak saudara yang belum melakukan vaksinasi, agar segera melakukan suntik vaksin di Gerai-gerai vaksinasi.

Tentunya Pemerintah Kota Bekasi bersama tiga Pilar TNI-Polri berharap, warga Kota Bekasi dapat tervaksinasi secara menyeluruh, agar Herd Immunity atau kekebalan kelompok dapat terbentuk di Kota Bekasi.(Red)


×
Berita Terbaru Update