.

Desa Wisata Pujon Timur Bisa Jadi Percontohan

Caption : Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih dalam Kunjungan Kerja Spesifik Panitia Kerja (Panja) Desa Wisata dan Kampung Tematik Komisi X DPR RI ke Desa Wisata Pujon Kidul, Kabupaten Malang, Jatim, Jumat (17/9/2021). Foto: Agung/Man

MALANG.LENTERAJABAR.COM
,-- Komisi X DPR RI mengunjungi Desa Wisata Pujon Kidul di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih menilai Desa Wisata Pujon Kidul ini bisa menjadi percontohan desa wisata di seluruh Indonesia lantaran berhasil menangkat ekonomi kreatif masyarakat di sekitarnya. 

"Pujon Kidul ini dapat menjadi contoh dimana aset yang besar saat ini kontribusinya kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa mencapai Rp1,8 miliar," ungkap Fikri dalam Kunjungan Kerja Spesifik Panitia Kerja (Panja) Desa Wisata dan Kampung Tematik Komisi X DPR RI ke Desa Wisata Pujon Kidul, Kabupaten Malang, Jatim, Jumat (17/9/2021). Ia berharap hal tersebut dapat menjadi inspirasi bagi desa wisata lainnya. 

Di tengah pandemi ini, Fikri mengakui bahwa industri pariwisata mengalami kelumpuhan, begitupula dengan sebagian industri ekonomi kreatif yang menempel pada sektor pariwisata tersebut. Padahal kedua sektor jika digabung kontribusi devisanya bagi Indonesia dalam setahun dapat mencapai 44 miliar dollar AS. 

Desa wisata sendiri tengah berupaya bangkit dari dampak pandemic, termasuk Pujon Kidul. Diketahui, sejak 2016, Desa Wisata Pujon Kidul telah berkontribusi besar dalam perputaran ekonomi setempat dimana pada 2018 pendapatan tahunan mereka mencapai Rp14 miliar. Kemudian tahun 2019 mencapai Rp19,7 miliar, sementara 3 bulan awal tahun 2020 sebelum pandemi datang, desa ini sudah mengantongi Rp9,4 miliar.

“Dengan adanya pilihan desa wisata ini, sebaiknya pemerintah tidak hanya fokus mendorong destinasi prioritas dan superprioritas saja. Sebab Indonesia punya 34 provinsi dengan 514 kabupaten/kota, semua punya potensi pariwisata, darimana? Dari desa wisata," urai Anggota Fraksi PKS DPR RI itu. 

Lebih lanjut Fikri menyebutkan, Komisi X DPR RI menyadari hal ini. Sehingga menurutnya, Panja Desa Wisata dan Kampung Tematik Komisi X DPR RI, perlu melaksanakan fungsi pengawasan, serta mendapatkan data faktual dan penjelasan secara langsung dari pihak-pihak terkait di Kabupaten Malang. 

Dalam lawatan Komisi X kali ini turut hadir perwakilan Pemerintah Kabupaten Malang, Pimpinan DPRD Kabupaten Malang, Kepala Bappeda Kabupaten Malang, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Malang, Pengelola Desa-Desa Wisata Kabupaten Malang, Kamar Dagang dan Industri Daerah (KADINDA) Kabupaten Malang serta Direktur Sekolah Tinggi Pariwisata di Kabupaten Malang.(Red/Ril)