.

Aleg Komisi III Hj Sumiyati, SPd.I.M.I.Pol : Bahas LKPJ Dengan Mitra Kerja bjb Syariah

Caption : Anggota Legislatif (Aleg) Komisi III  DPRD Provinsi Jawa Barat Hj Sumiyati, SPd.I.M.I.Pol saat membahas LKPJ TA 2020 Bersama Mitra Komisi Bank Bjb Syariah Di Hotel El Royale Kota Bandung

BANDUNG.LENTERAJABAR.COM,--
BJB syariah memiliki peran yang sangat strategis sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mampu memberikan pemasukan bagi pemerintah daerah. Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat mendorong agar BJB Syariah bisa terus mengembangkan pasarnya di masyarakat.

Pandemi wabah Corona berdampak ke berbagai sektor baik usaha maupun program kerja lembaga pemerintahan dan swasta mengalami imbas dari Covid-19 tersebut.Dengan adanya wabah ini pos-pos pendapatan asli daerah (PAD) terkena dampak juga.

Anggota Legislatif (Aleg) Komisi III  DPRD Provinsi Jawa Barat Hj Sumiyati, SPd.I.M.I.Pol mengungkapkan Berkaitan dengan hal tersebut sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi)nya melakukan pengawasan dan evaluasi kinerja Tahun 2020.

Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat Bahas Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Tahun Anggaran (TA) 2020 Bersama Mitra Komisi Bank Bjb Syariah Di Hotel El Royale Kota Bandung. Rabu (7/4/2021)

Lebih lanjut dikatakan Bunda Sum sapaan akrab legislator partai berlambang banteng moncong putih ini mengapresiasi, capaian positif Bank bjb Syariah, meskipun di tengah kondisi Pandemi Covid-19 Bank BJB Syariah mampu memberikan peningkatan pendapataan, tutur legislator alumni strata dua Ilmu Politik Univeritas Padjadjaran ini.

bank BJB Syariah merupakan bank masyarakat Jawa Barat , keuntungan dari Bank BJB tentunya akan  digunakan untuk pembangunan Jawa Barat. Harapan kami semoga tahun ini akan lebih tumbuh besar lagi pendapatannya

Ditambahkan Anggota Fraksi PDIP DPRD Jabar ini ,harus ada kerjasama dengan pesantren – pesantren karena di Indonesia ini pesantren sangat banyak. Ini salah satu lahan yang belum dimasuki oleh BJB Syariah yang jangan sampai dimasuki bank yang lain,pungkas wakil rakyat daerah pemilihan (dapil) Jabar VIII meliputi Kota Depok dan Kota Bekasi ini.(Rie/AdPar)