.

Jokowi Menjawab Usulan Bamsoet Prioritas Vaksinasi Untuk Wartawan


JAKARTA.LENTERAJABAR.COM
,--Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan sudah menyiapkan vaksin COVID-19 untuk para wartawan. Jokowi mengatakan, rencananya, vaksinasi awal untuk wartawan dilakukan akhir Februari ini.

Sebelumnya perlunya jurnalis menjadi salah satu prioritas penerima vaksin awalnya diusulkan oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo kepada pemerintah melalui akun instagram pribadinya.

Sebab mengingat aktivitas jurnalis sering bertemu dengan banyak orang dan rentan terpapar virus Covid-19, Bamsoet mendorong pekerja media juga menjadi salah satu klaster prioritas.

Hal ini yang melatar belakangi dukungan pemerintah untuk melakukan vaksinasi Covid-19 terhadapat wartawan juga sebagai kado Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2021.

“Saya yakin banyak awak media yang sudah ingin divaksin tadi saya sudah bisik-bisik ke Prof Nuh (Ketua Dewan Pers), untuk awal nanti di akhir bulan Februari sampai awal Maret nanti,” kata Jokowi dalam pidatonya di Puncak Peringatan Hari Pers Nasional Tahun 2021 di Istana Negara, Jakarta, yang disiarkan kanal YouTube Setpres, Selasa (9/2/2021).

Jokowi mengatakan 5.000 vaksin COVID-19 sudah disiapkan untuk vaksinasi awak media.

“Untuk awak media sudah kita siapkan kira-kira 5.000 orang untuk bisa divaksin. Ini termasuk pertama, nanti begitu keluar dari Biofarma 12 juta (dosis) kita berikan 5.000 untuk awak media,” ujarnya.

Lebih lanjut, Jokowi menjelaskan, saat ini pemerintah tengah fokus melakukan vaksinasi pada tenaga kesehatan. Selain itu, kepada petugas pelayanan publik dan pedagang pasar.

Hal ini juga sejalan dengan yang disampaikan oleh Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Atal S Depari.

Menurut Atal, pendapatan media yang kian tergerus akibat krisis ekonomi dan disrupsi digital menjadi tantangan bagi industri media. Dia berharap insentif ekonomi untuk industri pers nasional yang pernah dijanjikan pemerintah agar dapat segera diwujudkan.

“Ada aspirasi dari teman-teman, agar wartawan, pekerja media dan keluarganya memperoleh prioritas untuk mendapat prioritas vaksin Covid-19, karena kami tidak berhenti bekerja untuk Covid-19,” jelasnya.(Red/Set)