.

Akselerasi Vaksinasi bagi SDM Kesehatan Jabar

Caption: Ketua Divisi Penanganan Kesehatan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Jabar Marion Siagian.

BANDUNG.LENTERAJABAR.COM
,--Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) intens menyiapkan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 tahap II dengan sasaran pelayan publik dan lansia.

Ketua Divisi Penanganan Kesehatan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Jabar Marion Siagian menyatakan, penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dilakukan dengan menyiapkan 11.000 tenaga vaksinator. Selain menyiapkan pelaksanaan vaksinasi tahap II, Pemda Provinsi Jabar mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk mengakselerasi pelaksanaan vaksinasi bagi SDM Kesehatan.

Jumlah total sasaran tenaga kesehatan dan tenaga penunjangnya di 27 kabupaten/ kota di Jabar sebanyak 181.701 sasaran. Per tanggal 17 Februari 2021, cakupan di 27 kabupaten/kota jumlah sasaran nakes dan tenaga penunjangnya yang sudah divaksinasi dosis 1 sebanyak 157.914 sasaran (86,91 persen) dan dosis 2 sebanyak 64.285 orang (35,38 persen).

Sedangkan, dosis 1 yang ditunda sebanyak 20.804 orang (11,45 persen) dan  dosis 2 yang ditunda sebanyak 2.483 orang (1,37 persen). Cakupan vaksinasi tertinggi dosis 1 berada di Kota Banjar, di mana cakupan vaksinasi COVID-19 sebesar 117,83 persen dan dosis 2 berada di Kota Cimahi sebesar 67,79 persen.

Marion mengimbau kepada pemerintah kabupaten/kota untuk menggelar vaksinasi massal. Tujuannya agar vaksinasi dengan sasaran SDM Kesehatan selesai tepat waktu.

"Percepatan vaksinasi dapat dilakukan dengan vaksinasi massal seperti yang sempat digelar beberapa waktu lalu di Poltekkes Kemenkes dan Sabuga," katanya.

"Pemerintah kabupaten/kota dapat bekerja sama dengan Rumah Sakit, Poltekkes, KKP, dan organisasi profesi, agar dapat menggelar vaksinasi massal," imbuhnya.(Rie/Btg)