.

Tolak Vaksin Ribka Bergeser Komisi,Fraksi PDIP DPR RI Lakukan Rotasi Anggota

Caption:legislator Ribka Tjiptaning Anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPR RI

JAKARTA.LENTERAJABAR.COM
,--Pernyataan anggota Komisi IX DPR RI, Ribka Tjiptaning yang mengatakan tidak mau menerima vaksin menjadi sorotan publik.

Pernyataan Ribka Tjiptaning  yang menolak Vaksinasi COVID-19 itu disampaikannya dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI pada Selasa (13/1/2021). Dalam rapat itu, hadir pula Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.

Ribka Tjiptaning  mengatakan dirinya tidak mau divaksinasi COVID-19. Bahkan mengatakan lebih baik dikenai sanksi daripada menerima vaksin Corona.

Imbas dari peryataan tersebut legislator partai berlambang banteng moncong putih ini mendapat teguran dari partai dan kedudukannya di parlemen mengalami rotasi dari Komisi IX DPR Ribka Tjiptaning  dipindah oleh  Fraksinya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ke komisi VII.

Berdasarkan Surat Fraksi PDIP DPR Nomor 04/F-PDIP/DPR-RI/2022 tertanggal 18 Januari 2021 Ribka yang saat ini bertugas di komisi dengan masalah kesehatan dan ketenagakerjaan dipindahkan ke komisi urusan energi serta riset dan teknologi.

Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPR RI selain meroling Ribka Tjiptaning  juga melakukan kepada 4 anggota lainnya di DPR  seperti Johan Budi, Ihsan Yunus,  Gilang Dhieflafararez dan Marinus Gea.

COPOT KETUA KOMISI

Sedangkan Ihsan Yunus yang semula menjadi  pimpinan Komisi VIII kini hanya menjadi anggota Komisi II.

Johan Budi Sapto Pribowo anggota Komisi II dipindah jadi anggota Komisi III.

Gilang Dhieflafararez anggota Komisi VI menjadi anggota Komisi III serta Marinus Gea dipindah dari Komisi III menjadi komisi XI.

Sekretaris Fraksi PDIP DPR Bambang Wuryanto membenarkan adanya rotasi tersebut namun dia enggan memberikan alasannya.

Bambang hanya meminta kader yang dirotasi untuk melakukan introspeksi,tutur wakil rakayat dari daerah pilihan (dapil) Jawa Tengah 4 yang meliputi Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Sragen.(Red/Dbs)