.

Jabar Gelar Workshop Dakwah Digital untuk Ulama Materi mulai dari public speaking hingga literasi digital dan etika bermedia sosial

keterangan foto : Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum membuka kegiatan "Workshop Dakwah Digital untuk Ulama Jawa Barat Tahun 2020" di Hotel Puri Khatulistiwa Jatinangor, Kabupaten Sumedang

SUMEDANG.LENTERAJABAR.COM,
--Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum membuka kegiatan "Workshop Dakwah Digital untuk Ulama Jawa Barat Tahun 2020" yang digelar Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar di Hotel Puri Khatulistiwa Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Rabu (2/12/2020).

Kang Uu mengatakan, kegiatan ini digelar sebagai upaya mewujudkan visi Jabar Juara Lahir dan Batin melalui Inovasi dan Kolaborasi, khususnya terkait bidang batin. Apalagi, di era digital, kemampuan memanfaatkan teknologi digital untuk menyampaikan wawasan keagamaan pun menjadi penting.

“Sekarang digital bukan soal jual-beli online, tapi juga cara belajar dan menyampaikan agama lewat digital," ucap Kang Uu.

"(Workshop dakwah digital) ini salah satu inovasi Pemerintah Daerah Provinsi Jabar dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat Jabar,” tambahnya.

Selain itu, Kang Uu berujar bahwa program dakwah digital juga dapat mengatasi konten-konten yang adu domba dengan kedok dakwah keagamaan sehingga diharapkan mampu memenuhi kebutuhan ilmu agama yang murni bagi masyarakat.

“Saya sering melihat di youtube, ada konten-konten yang seolah-olah isinya adalah agama, tapi mengadu domba, membuka kelemahan agama yang satu, lalu diserang oleh agama yang lain,” ujar Kang Uu.

“Maka akan kehausan ilmu agama di konten-konten media sosial, dijawab hari ini oleh Pemerintah Daerah Provinsi (Jabar) melalui program dakwah digital,” tuturnya.

Kang Uu pun berharap agar para peserta workshop yang melibatkan perwakilan dari organisasi-organisasi kemasyarakatan berlandaskan agama ini dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam mengedukasi para ulama lainnya, sehingga para ulama di Jabar mampu berdakwah secara digital.

“Harapan kami, para kiai yang sekarang dididik, ditatar, diberikan pendidikan, bisa menyebarkan ilmunya kepada ustadz yang lain, ajengan-ajengan yang lain. Minimal semua ajengan di Jabar bisa dakwah lewat digital, bukan hanya orang yang hadir pada workshop ini,” kata Kang Uu.

Adapun workshop dakwah digital ini diikuti oleh 50 orang peserta dari 50 organisasi masyarakat (ormas) Islam di Jabar. Workshop digelar selama tiga hari, mulai Rabu (2/12/2020) hingga Jumat (4/12/2020) mendatang.

Selama workshop, para peserta akan mendapatkan materi public speaking, pemilihan konten media sosial, monetisasi media digital, literasi digital dan etika bermedia sosial, manajemen dan produksi video, hingga pelatihan praktik dakwah digital.

Workshop bertujuan mempersiapkan kapasitas ulama di Jabar dalam berdakwah melalui platform digital juga untuk mengedukasi cara mengelola konten dakwah ulama kepada masyarakat.(Rie/Red)