.

Gugus Tugas Jabar Fokus Tangani COVID-19 Bodebek


BANDUNG.LENTERAJABAR COM
,-- Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar

mengatakan bahwa pihaknya segera melakukan kegiatan penanggulangan COVID-19 di kabupaten/kota Jabar yang berstatus Zona Merah (Risiko Tinggi) COVID-19.

Demikian hal tersebut diungkapkan Kang Emil sapaan akrab pria berkacamata ini, di Puskesmas Garuda, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Rabu (30/9/2020).

Menurutnya, hal ini menjadi bagian dari komitmen Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar untuk fokus dalam menurunkan angka penyebaran kasus, termasuk jelang Pilkada Serentak 2020.

Lebih lanjut dikatakanya dari data periode 21-27 September 2020 sendiri, terdapat lima daerah berstatus Zona Merah di Jabar yakni Kota Depok, Bogor, Cirebon, serta Kabupaten Bekasi dan Cirebon.

“Saya sampaikan juga karena hampir 70 persen permasalahan COVID-19 di Jawa Barat disumbangkan Bodebek (Bogor-Depok-Bekasi), maka atas arahan dari pemerintah pusat, fokus memang ada di Bodebek," papar Kang Emil.

"Sehingga saya berkesempatan untuk melakukan kegiatan lebih intensif di daerah Zona Merah dan ada Pilkada, sehingga memberikan semangat juga (untuk menanggulangi COVID-19)," katanya.

Ia menambahkan, sebagai komitmen sebagai Gubernur sekaligus Ketua Gugus Tugas Jabar, ia pun akan berkantor di Kota Depok untuk memantau dan berkoordinasi terkait penanganan pandemi COVID-19 di Jabar, khususnya Bodebek.

"Oleh karena itu, satu minggu sekali dalam satu atau dua hari tergantung situasi, saya mungkin akan banyak (berada) di daerah Bodebek, khususnya di Depok," ujarnya.

“Mudah-mudahan rencana ini menyemangati Gugus Tugas Bodebek agar sumbangan 70 persen (kasus dari Bodebek) itu bisa kita tekan sekecil-kecilnya,” pungkasnya.(Rie/Red)