.

Pemdaprov Jabar Kembali Terima Bantuan COVID-19

 Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menerima bantuan dari donatur di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (10/7/2020). (Foto:Humas Jabar)
BANDUNG.LENTERAJABAR.COM,--Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kembali menerima bantuan untuk korban terdampak COVID-19 dari para donatur di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (10/7/2020).

Kali ini, Kang Emil — sapaan akrab Ridwan Kamil — secara simbolis menerima bantuan dati tiga pihak sekaligus yakni organisasi kepemudaan Perjuangan Taruna Merah Putih, PT Link Net (First Media), dan SMP Salman Al Farisi.

Taruna Merah Putih yang diwakili anggota DPR RI Ono Surono menyerahkan 1.000 alat pelindung diri (APD) atau hazmat, First Media masker medis sebanyak 40 boks dan sarung tangan medis 50 boks yang diserahkan kepada Ketua Umum Jabar Bergerak Atalia Praratya Ridwan Kamil. Sementara SMP Salman Al Farisi membantu uang Rp5 juta yang kemudian diserahkan kepada Ketua Jabar Bergerak Zillenial Emmiril Khan Mumtadz.

Kang Emil pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kolaborasi dan bantuan dari para donatur. 

Menurutnya, pada saat pandemi yang dibutuhkan adalah keteladanan dalam tindakan. “Hari ini yang dibutuhkan itu bukan narasi yang sifatnya lisan, tapi keteladanan dalam tindakan,” ujar Kang Emil. 


Kang Emil mengatakan hingga kini tercatat lebih dari 300 institusi telah memberikan bantuan kepada Jabar untuk penanggulangan COVID-19. 

“Kami mengucapkan terima kasih buat anak-anak dari SMP Salman Al Farisi. Saya doakan adik-adik semua menjadi pemimpin di masa depan, jadi generasi yang tangguh karena Anda melewati sebuah peristiwa yang luar biasa dan akan menjadi generasi yang lebih kuat,” harap Kang Emil.

“Dan juga tentunya kepada perusahaan-perusaaan seperti First Media, saya doakan bisnisnya kembali normal, namun tetap dengan menjaga protokol kesehatan,” imbuhnya.

Anggota DPR RI Ono Surono mengatakan bahwa bantuan yang diberikan Taruna Merah Putih merupakan bentuk dukungan kepada Jabar dalam penangulangan COVID-19. Menurutnya, penanggulangan COVID-19 tidak hanya bisa dilakukan oleh pemerintah saja. 

“Perlu dukungan dari masyarakat, perlu gotong royong berskala besar dari masyarakat. Bukan hanya masyarakat yang bisa membagikan nasi bungkus, tapi bagaimana masyarakat bergotong royong dengan melakukan jaga jarak, sering cuci tangan, dan memakai masker,” jelas Ono.

Kang Emil berharap COVID-19 di Jawa Barat segera berakhir dengan seluruh wilayah di 27 kabupaten/kota berstatus hijau. * Rie/Ril)