.

Komisi III Kunjungan Kerja ke bjb Cabang Padalarang

Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat saat kunker ke bjb Cabang Padalarang Kabupaten Bandung Barat.

PADALARANG.LENTERAJABAR.COM,-Pandemi wabah Corona berdampak ke berbagai sektor baik usaha maupun program kerja lembaga pemerintahan dan swasta mengalami imbas dari Covid-19 tersebut. Dengan adanya wabah ini pos-pos pendapatan asli daerah (PAD) terkena dampak juga.

Keuangan Pemerintah daerah provinsi (Pemdaprov)  makin terpuruk karena pendapatan dari pajak kendaraan bermotor,hotel, resto, pertambangan , dan restribusi  menurun tajam.

Menyikapi kondisi tersebut Pimpinan dan Anggota Komisi III DPRD Jabar yang membidang Keuangan, meliputi: Pendapatan Asli Daerah (Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Hasil BUMD dan Pengelolaan Kekayaan Daerah dan Harta lainnya yang dipisahkan, lain-lain PAD yang sah), Dana Perimbangan (PBB, Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, Penerimaan Sektor Kehutanan, Pertambangan Umum dan Perikanan, Penerimaan dari Pertambangan Minyak dan Gas Alam), Pajak Air, Pinjaman Daerah, Perbankan, Dunia Usaha, Otorita, Pemberdayaan dan Pengembangan BUMD, serta Penanaman Modal Asing dan Penanaman Modal Dalam Negeri, dan lain-lain penerimaan yang sah. Melakukan kunjungan kerja (kunker) melaksanakan pemantauan perkembangan pelayanan di bjb Cabang Padalarang Kabupaten Bandung Barat, Jumat (17/7/2020). 

Kunjungan kerja dilakukan dalam rangka, pembahasan capaian kinerja Bank BJB pada Triwulan II Tahun 2020.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat Sugianto Nangolah mengapresiasi, capaian kinerja Kantor Cabang Bank BJB Padalarang pada Triwulan II Tahun 2020.

Menurut legislator dari Partai Demokrat ini,walaupun di masa covid 19 ini untuk tingkatan kinerja masih normatif dan masih bisa di pertahankan,tutur wakil rakyat daerah pemilihan (dapil) Jabar 1 meliputi Kota Bandung dan Kota Bekasi ini.

Lebih lanjut Ia pun berharap, Bank BJB Padalarang dapat mengoptimalkan, dan meningkatkan pencapaiannya."Di tengah adaptasi kebiasaan baru ini dapat di tingkatkan dengan kerja yang lebih extra lagi"pungkas Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jabar ini.(Rie/Red)