.

Cari Masukan Soal Tata Kelola Rusunawa Komisi IV Kunker Ke BLK Pasar Rebo

Anggota Komisi IV Daddy Rohanady saat melakukan kunker peninjauan ke Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) BLK Pasar Rebo

BANDUNG.LENTERAJABAR.COM,--Jawa Barat merupakan provinsi terbesar jumlah penduduknya saat ini di Indonesia.Hal tersebut harus di sikapi dengan bijak untuk pemenuhan kebutuhan dasar manusia berupa sandang,pangan dan papan dalam hal ini rumah atau tempat tinggal yang layak untuk warga masyarakat Jabar.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat yang merupakan representasi wakil rakyat,tentunya harus memperhatikan hal 
tersebut,menyikapi hal tersebut Pimpinan dan Anggota Komisi IV DPRD melakukan kunjungan kerja (kunker) peninjauan ke Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) BLK Pasar Rebo di Jl Raya Bogor, Ciracas, Jakarta Timur. Rabu . (29/7/2020)

Kunjungan kerja ini untuk mencari data dan informasi terkait tugas Komisi IV yang membidangi Pembangunan, meliputi: Pekerjaan Umum (Kebinamargaan, Pengairan, Tata Ruang dan Pemukiman), Perencanaan dan Pengendalian, Pembangunan Regional, Pengelolaan Pelabuhan Laut dan Udara Regional, Perhubungan dan Telekomunikasi, Pertambangan dan Energi, Perumahan Rakyat, Penelitian dan Pengembangan Daerah, Pengendalian dan Perlindungan Lingkungan Hidup.

Terkait hal tersebut diatas saat di hubungi melalui telpon selulernya di Bandung Kamis (30/7/2020) anggota Komisi IV Daddy Rohanady atau Daro sapaan akrab legislator dari partai Gerindra ini biasa disapa koleganya,pihaknya banyak mendapatkan informasi terkait tata kelola penghuni rumah susun,tutur Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jabar ini.

Dalam kesempatan tersebut komisi IV DPRD Jabar mendapatkan informasi terkait Penanggulangan masalah, dan sistem tata kelola penghuni Rusun, Komisi IV juga mengapresiasi tata kelola Rusun yang baik terkait sistem keamanan dengan adanya ruang cctv dan Bank sampah yang dikelola oleh warga rusun.

Rusun BLK Pasar Rebo terdiri dengan total 346 unit dan telah dihuni oleh masyarakat umum sejak telah diresmikan tahun lalu, berbeda dengan rusunawa Jatinegara Barat yang diperuntukkan untuk warga relokasi, rusunawa pasar rebo bisa dihuni oleh masyarakat umum.(Rie/Red)