.

Komisi III DPRD Jabar Raker Dengan Bank BJB

Pimpinan Komisi III saat rapat kerja bersama Bank BJB, dalam rangka rencana merger antara Bank BJB dengan Bank Banten, Senin (22/6/2020).

BANDUNG.LENTERAJABAR.COM,-Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat lakukan rapat kerja bersama Bank BJB, dalam rangka rencana merger antara Bank BJB dengan Bank Banten, Senin (22/6/2020).Bertempat  di Ruang Bamus DPRD Jabar Jalan Diponegoro no 27 Kota Bandung.

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jabar Cucu Sugyati mengatakan, terkait adanya isu marger Bank BJB dan Bank Banten hal tersebut harus melalui tahapan-tahapan yang sesuai dengan peraturan yang berlaku. Ia menambahkan, setelah itu baru dilakukan pembahasan,

Komisi III akan terus melakukan pengawasan terhadap PT . BJB dalam mengambil keputusan nanti sesuai dgn kewenangan kami "Ada proses – proses yang harus dilakukan oleh pihak Bank Banten maupun oleh Bank BJB agar jelas untuk mengambil langkah yang tepat. Pada saat ini kita sedang akan memasuki tahap due diligence dan menunggu hasilnya". Ucap Cucu.

Direktur utama bjb Yuddy Renaldi saat memberikan keterangan kepada Komisi III DPRD Jabar 


Lebih lanjut Iegislator partai berlambang banteng moncong putih ini berharap, Bank BJB merupakan salah satu perusahaan yang profesional dan memiliki strategi yang baik dalam mengembangkan kinerja perusahaan. "Tentunya dengan mempertimbangkan hal – hal yang positif dan hal – hal yang bisa memajukan bjb ke depannya"pungkas Cucu.

Ditempat yang sama Wakil Ketua Komisi III DPRD H.Sugianto Nangolah, SH,MH, 
mengatakan,meminta Gubernur Jabar Ridwan Kamil untuk menolak merger PT. Bank Pembangunan Daerah Banten ke PT. Bank Jabar-Banten (BJB) Tbk. Karena Bank Banten merupakan satu dari lima bank yang sudah menyandang status bank dalam pengawasan intensif (BDIP) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ungkap politisi partai berlambang bintang merzy ini.(Rie/Red)