.

42 Peserta Lolos Seleksi Ajudan Gubernur & Wagub Jabar dan Ikuti Pelatihan JFL

Sekretaris Daerah (sekda ) Jabar Setiawan Wangsaatmaja saat memberikan pengarahan kepada peserta program Jabar Future Leader ( JFL ) Ajudan gubernur dan wakil gubernur di Panorama Hotel Lembang Kabupaten Bandung Barat.Rabu Malam(11/3/2020).
LEMBANG.LENTERAJABAR.COM,-Sebanyak 42 pemuda pemudi generasi Z yang berusia 17-25 tahun berhasil lolos seleksi program Jabar Future Leader ( JFL ) Ajudan Gubernur dan wakil dari 439.000 pendaftar dari seluruh Indonesia. Dari 420 orang ini, 8 di antaranya berasal dari luar Jawa seperti Aceh,Bengkulu, dan 2 peserta disabilitas.

Seluruh peserta  program Jabar Future Leader kemudian menjalani  Pelatihan Kepemudaan (bootcamp) yang dilaksanakan tiga hari sejak Rabu-Jumat 11-13 Maret  2020 bertempat di Panorama Hotel Lembang Kabupaten Bandung Barat.

Pembukaan JFL bootcamp dilakukan Sekretaris Daerah (sekda ) Jabar Setiawan Wangsaatmaja sekaligus memberikan arahan  di Panorama Hotel Lembang Kabupaten Bandung Barat.Rabu Malam(11/3/2020).

Turut mendampingi Sekda pada kegitan ini Kadispora Dr.Engkus Sutisna ,Kepala Biro (Karo) Pemerintahan dan Kerjasama (PMKS) Dr. H. Dani Ramdan , Kepala Biro Umum Dr.Iip Rivai.Kepala Bidang Layanan Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Barat, Drs. H. Muhammad Nizar, MM.Pd,.Kepala Seksi Kepeloporan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Barat Ade Romadya dan perwakilan dari Disdik Jabar.
Kadispora Dr.Engkus Sutisna dalam laporanya mengatakan, program JFL ini yang kedua kalinya,pada tahun lalu diikuti 30 orang peserta hasil seleksi dari 539 pendaftar dari seluruh Indonesia.
Menurutnya diharapkan kegiatan milineal juara ini dapat membentuk kedisiplinan serta keteladan,mereka di berikan pembekalan keprotokolan,motivasi  serta sikap patuh kepada atasan, sebagai persiapan seluruh peserta sebelum diturunkan sebagai ajudan.
Para peserta JFL ini nantinya akan di jadikan ajudan selama 6 hari dengan rincian 3 hari bersama Gubernur dan 3 hari bersama Wakil Gubernur,ini program baru,karena tahun sebelumnya hanya 4 hari dan hanya di gubernur saja.

Hasil bootcamp kali ini diharapkan mampu diimplementasikan dalam menjalankan tugas ajudan gubernur dan Wakil gubernur .Pelatihan JFL ini sangat berperan dalam membentuk kedisiplinan dan wawasan baru terkait kepemerintahan.

Sementara itu Sekda  Jabar Setiawan Wangsaatmaja mengatakan,kalian merupakan orang-oran terpilih dari berbagai latarbelakang yang memiliki kesempatan untuk berpartisipasi membantu tugas-tugas ajudan gubernur dan Wakil gubernur dalam kesehariannya sebagai abdi negara,tuturnya saat dialog dengan para peserta JFL.

Pada kesempatan itu Setiawan memberikan pertayaan kepada peserta apa saja yang menjadi tantangan bangsa ini kedepan,dengan sigap peserta dari UPI Bandung menjawab,Radikalisme,Narkoba dan Korupsi.

Selain itu juga sekda menanyakan apa itu 4.0 pertanyaan itu di jawab peserta berasal dari Ciamis,yaitu kegiatan aktifitas keseharian yang dulunya dilakuakn secara manual saat ini mengunakan mesin atau teknologi,tuturnya.Jawaban itu kata Setiawan tepat berarti di Ciamis sudah masuk era internet/tehnologi,candanya.


Jabar Setiawan Wangsaatmaja saat memakaikan jaket kepeserta Jabar Future Leader ( JFL )

 Sekda berharap melalui program ini para peserta mendapat bekal wawasan kepemimpinan. pada pelaksanaannya bisa melihat langsung, mengamati bagaimana pembangunan di-manage, sebuah keputusan diambil, dan tentunya memberikan inspirasi. 

Mengutip perkataan Gubernur, “Tidak mudah menjadi pemimpin, pemimpin itu dijadikan cermin. Semua dari mulai lisan, gesture, intelektual, cinta keluarganya harus teladan dan diperhatikan oleh masyarakat maupun netizen,” katanya. (Rie/Red)