Notification

×

Iklan

Iklan

Azerbaijan Buka Potensi Kerja Sama Pariwisata dengan Jawa Barat

Rabu, 22 Januari 2020 | 16:58 WIB Last Updated 2020-01-23T01:59:22Z
Caption: Gubernur Jabar Ridwan Kamil menerima kunjungan dari Duta Besar Azerbaijan untuk Republik Indonesia Jalal Mirzayev di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (22/1/20).
BANDUNG.LENTERAJABAR.COM,- Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Azerbaijan untuk Indonesia (Ambassador Extraordinary and Plenipotentiary of the Republic of Azerbaijan to the Republic of Indonesia) Jalal Mirzayev di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (22/1/20).

Kedatangan Jalal Mirzayev bertujuan untuk membuka jalur kerja sama dengan Pemerintah Daerah Provinsi Jabar, khususnya di bidang pariwisata, sekaligus menambah kerja sama yang sebelumnya hanya dilakukan bersama perguruan tinggi di Jabar.

Emil --sapaan akrab Ridwan Kamil-- mengatakan, pihaknya menerima siapa saja yang ingin berinvestasi di provinsi dengan penduduk hampir 50 juta jiwa ini. Dalam pertemuan dengan sang dubes, Emil pun menyerahkan buku daftar investasi sebagai acuan bagi Azerbaijan untuk mengenali potensi investasi di Jabar.

Tak lupa, Emil juga mengundang pemerintah Azerbaijan untuk hadir dalam West Java Tourism Summit pada April 2020 mendatang.

“Beliau (Jalal Mirzayev) datang ke Jawa Barat untuk menjajaki peluang investasi dan kerja sama. Kebetulan belum ada dan belum banyak kerja sama (Azerbaijan) bersama Jawa Barat," kata Emil.

“Buku daftar investasi sudah saya berikan dan mudah-mudahan dalam waktu dekat (Azerbaijan) kembali untuk melakukan kerja sama ekonomi. Saya undang di bulan April di Tourism Summit, karena ada 100 titik yang akan dikerjasamakan, mudah-mudahan satu-duanya bisa datang dari investor Azerbaijan,” harapnya.

Jalal Mirzayev sementara itu mengatakan, Azerbaijan sangat tertarik untuk membuka kerja sama di bidang pariwisata dengan Jabar. Dia juga berharap, pihaknya dapat menerima wisatawan asal Jabar di negaranya mulai tahun ini, khususnya melalui konsep umroh plus.

"Kami butuh waktu untuk lebih fokus pada ekonomi, khususnya pariwisata. Kami berharap Azerbaijan akan menerima wisatawan asal Indonesia, terutama dari Bandung, yang datang ke Azerbaijan melalui program paket umroh plus,” kata Jalal ditemui usai pertemuan.(Rel/Rie)
×
Berita Terbaru Update