BANDUNG,LENTERAJABAR.COM,- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil secara resmi melepas sebanyak 174 orang petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban di Gedung Pakuan jalan Oti Iskandardinata no 1, Kota Bandung. Rabu (31/7/2019).
Para petugas itu terdiri dari para dokter PDHI Jabar, mahasiswa kedokteran Unpad, hingga dinas terkait itu bertugas memastikan keamanan, kesehatan, dan kehalalan hewan kurban.
Tim tersebut bakal melakukan pemeriksaan hewan kurban sejak H-14 hingga pelaksanaan pemotongan. Mereka juga telah memberikan pelatihan kepada 1.800 pengurus DKM dan panitia pemotongan kurban.
Gubernur Ridwan Kamil, berharap proses kurban saat perayaan Idul Adha 1440 Hijriyah di Jabar berjalan lancar. Setiap tahunnya, rata-rata Jabar menyiapkan hewan kurban sebanyak seperempat juta ekor.
"Saya ingin tahun ini proses kurban lancar karena itu semua hewan harus dipastikan sehat, aman dan halal. Hewan masih didominasi oleh domba, kemudian sapi dan kambing," kata Emil.
Menurutnya, jumlah hewan kurban yang banyak ini merupakan indikasi ekonomi daerah Jawa Barat membaik. Jumlah muslim di Jabar sendiri berjumlah 45 juta orang lebih dari hampir mendekati total jumlah penduduk sebanyak 50 juta jiwa.
Dia mengatakan, per April 2019 jumlah warga miskin di Jabar berkurang sebanyak 230 ribu. Dengan demikian, ia berharap kesejahteraan masyarakat semakin meningkat sehingga jumlah hewan kurban makin banyak dan penerima bisa semakin berkurang.
"Saya laporkan juga per April 2019 jumlah warga miskin di Jabar berkurang 230 ribu. Jadi ini adalah sebuah progres yang kalau dihubungkan dengan kurban ada korelasinya, mudah-mudahan makin hari tingkat kesejahteraan masyarakat makin meningkat dengan kurban yang makin banyak dan berkurangnya penerima kurban,"pungkasnya.(Rel/Ari)
Para petugas itu terdiri dari para dokter PDHI Jabar, mahasiswa kedokteran Unpad, hingga dinas terkait itu bertugas memastikan keamanan, kesehatan, dan kehalalan hewan kurban.
Tim tersebut bakal melakukan pemeriksaan hewan kurban sejak H-14 hingga pelaksanaan pemotongan. Mereka juga telah memberikan pelatihan kepada 1.800 pengurus DKM dan panitia pemotongan kurban.
Gubernur Ridwan Kamil, berharap proses kurban saat perayaan Idul Adha 1440 Hijriyah di Jabar berjalan lancar. Setiap tahunnya, rata-rata Jabar menyiapkan hewan kurban sebanyak seperempat juta ekor.
"Saya ingin tahun ini proses kurban lancar karena itu semua hewan harus dipastikan sehat, aman dan halal. Hewan masih didominasi oleh domba, kemudian sapi dan kambing," kata Emil.
Menurutnya, jumlah hewan kurban yang banyak ini merupakan indikasi ekonomi daerah Jawa Barat membaik. Jumlah muslim di Jabar sendiri berjumlah 45 juta orang lebih dari hampir mendekati total jumlah penduduk sebanyak 50 juta jiwa.
Dia mengatakan, per April 2019 jumlah warga miskin di Jabar berkurang sebanyak 230 ribu. Dengan demikian, ia berharap kesejahteraan masyarakat semakin meningkat sehingga jumlah hewan kurban makin banyak dan penerima bisa semakin berkurang.
"Saya laporkan juga per April 2019 jumlah warga miskin di Jabar berkurang 230 ribu. Jadi ini adalah sebuah progres yang kalau dihubungkan dengan kurban ada korelasinya, mudah-mudahan makin hari tingkat kesejahteraan masyarakat makin meningkat dengan kurban yang makin banyak dan berkurangnya penerima kurban,"pungkasnya.(Rel/Ari)