Notification

×

Iklan

Iklan

PDAM Tirtawening Mulai Rasakan Dampak Musim Kemarau Sumber Air Berkurang

Kamis, 26 Juli 2018 | 16:41 WIB Last Updated 2018-07-26T09:42:16Z
BANDUNG, LENTERAJABAR.COM-Memasuki musim kemarau tahun ini kembali berdampak pada warga Kota Bandung yang kesulitan mendapatkan air bersih, pasokan air bersih ke PDAM Kota Bandung berkurang cukup signifikan.

Air PDAM berasal dari berbagai sumber. Di hari normal debit air 2.520 liter per detik ‎tapi saat ini berkurang drastis karena memasuki musim kemarau.Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung pun mengalami penyusutan stok air karena sumber dari air tanah yang sudah menurun yang merupakan sumber bahan baku air bersih mengalami keadaan surut.

Akibatnya, sejumlah kawasan di Kota Bandung mengalami krisis air bersih.Kota Bandung dan sekitarnya masih memasuki musim kemarau pada akhir bulan Juli. Musim kemarau ini diprediksi akan memasuki fase puncaknya pada Agustus mendatang.

“Saat ini sudah mulai terasa imbas kemarau, namun kalau berdasarkan informasi dari instalasi, air permukaan dan baku masih stabil. Yang jadi problem sumber dari air tanah yang sudah menurun,” ujar Kasubid Humas PDAM Tirtawening Kota Bandung, Muhammad Indra Pribadi, di Bandung , Kamis (26/7/ 2018).

Lebih lanjut Indra menjelaskan, untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, pihaknya pun memanfaatkan tiga sumber. Diantaranya ialah air permukaan, air tanah dan air sungai. Meski demikian untuk mengantisipasi dampak kekeringan yang meluas, pihaknya pun telah menyiapkan 17 tangki air minum bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ditambahnya dalam upaya antisipasi kita manajemen PDAM Tirtawening sudah lakukan persiapan apabila ada keluhan, kita siapkan 17 tangki air minum untuk masyarakat yang membutuhkan, Tandas Muhammad Indra Pribadi.(Ari/Red)
×
Berita Terbaru Update