Notification

×

Iklan

Iklan

Taman Mentor Wahana Rekreasi Warga Sukaraja Cicendo

Kamis, 08 Februari 2018 | 11:27 WIB Last Updated 2018-02-08T04:27:57Z
BANDUNG,LENTERAJABAR.COM-Ibu kota provinsi Jawa Barat Kota Bandung dulu di juluki kota bunga,karena hampir di setiap jalan-jalan dan sudut kota ada taman yang ditanamiberbagai jenis bunga.Untuk mengembalikan Bandung bersih hijau berbunga Pemerintah kota Bandung dan stake holder saat ini gencar membangun taman-taman.

Wakil Wali Kota Bandung, Oded M Danial meresmikan taman  Mentor di Jalan Mentor, Sukaraja, Cicendo, Kota Bandung, Kamis (8/2/2018). Taman Mentor diharapkan warga setempat betah di wilayahnya.

Menurutnya Taman RW merupakan bentuk desentralisasi masyarakat, dengan begitu masyarakat betah di wilayahnya karean ada ruang terbuka hijau yang dilengkapi fasiltas bermain untuk anak-anak dan orang dewasa, ungkap Oded di sela-sela peresmian taman.

Dikatakannya, taman-taman yang dibangun di Kota Bandung, diharapkan dapat meningkatkan indeks kebahagiaan masyarakat. Karena itu, aparat kecamatan, kelurahan dan masyarakat diminta menambahkan inovasi dan kreativitasnya dalam pembangunan taman. "Selain bangun taman, perbanyak salat malam dan ngaji Alquran, audiensi sama Allah. Itu juga cara agar bahagia," katanya.

Lebih lanjut dikatakannya seiring waktu berkembangan pembangunan di Kecamatan Sukaraja dipandang sangat signifikan, walau lokasinya lebih dekat ke Kota Cimahi.

Pada kesempatan itu Mang Oded  sapaan akrab pria berkacamata ini berpesan kepada camat dan lurah untuk segera memanfaatkan lahan kosong yang tidak produktif. Terlebih, tanah kosong tersebut milik Pemkot Bandung. "Tong lami-lami, segera hubungi DPKP3 (Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman Prasarana Utilitas Pertanahan dan Pertamanan)," katanya.

Seingat Mang Oded, tahun lalu kita sudah membebaskan tanah di RW 1, seluas 4.600 meter. Nah, saya harap masyarakat coba membangun kreasi dan inovasi di sana. Usulkan ke Pemkot," tambahnya.

Oded mengingatkan pentingnya kolaborasi antar lapisan masyarakat di wilayahnya. Usulan ke pemkot, katanya, berawal dari bawah lalu ke atas, dari kewilayahan lalu ke pemerintahan kota. Masyarakat juga diimbau untuk turut aktif membantu aparat pemerintahan di wilayahnya.

"Coba manfaatkan, ada masyarakat yang bisa di bidang arsitek. Kita undang untuk ikut. Saya rasa mereka senang," pungkasnya.(Red/Ari)
×
Berita Terbaru Update