Pemdaprov Jabar Lakukan Berbagai Upaya Sukseskan & Lancarkan Arus Mudik Lebaran

5/21/2019 06:30:00 PM
BANDUNG,LENTERAJABAR.COM,-Pemerintah daerah provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat melakukan upaya untuk mendukung pemerintah pusat dalam mensukseskan dan melancarkan arus mudik dan balik  Hari Raya Idul Fitri 1440  H/2019 M

Menginggat Jawa Barat menjadi salah satu daerah tujuan mudik warga yang tinggal dan bekerja di daerah lain, termasuk di ibukota Jakarta.

Menyikapi hal tersebut Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jabar, Heri Antasari mengatakan, dari total 14 jutaan pemudik, 3,7 juta warga di antaranya akan mudik memasuki kawasan Jabar. Salah satu titik konsentrasinya terletak di jalur Pantura.

Demikian hal itu diungkapkannya saat kegiatan Jabar Punya Informasi ( Japri )  dengan tema jelang arus mudik  dan kesiapan pangan Idul Fitri 1440  H/2019 M di lobby lokantara di Gedung Sate, Selasa(21/5/2019).

Pada kegitan tersebut menghadirkan narasumber Asisten daerah (Asda 2) bidang ekinomi pembangunan, Edi Nasution,Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang,Dinkes serta Indag   pemdaprov Jabar .

Lebih lanjut dikatakannya pantura jadi konsentrasi pemudik yang berjumlah kurang lebih 14 jutaan orang. 3,7 juta di antaranya akan masuk ke Jabar, jelas mantan kepala Bappeda kota Bandung ini.

Menurut Heri berdasarkan info angka perkiraan pemudik tahun ini mengalami peningkatan sebesar 10%-15%. Adapun untuk jalur mudik yang rawan macet, pihak Dishub Jabar memperkirakan ada sampai 50 titik rawan macet di seluruh jalur mudik Jabar.

"Prediksi kurang lebih hampir 50 titik kemacetan yang ada di Jabar. Di Pantura ada 21 titik yang akan mengalami kemacetan karena aktivitas lokal, yaitu titik-titik yang berpotensi menjadi pasar tumpah," ungkapnya.

Sementara itu, di jalur selatan (atau jalur tengah versi Dishub), diperkirakan akan ada skeitar 20 titik kemacetan.

"Ada di Puncak, Cianjur, Sukabumi masuk ke Bandung, Nagreg, Limbangan, Malangbong, dan sebagainya," jelasnya. 

Adapun angka 3,7 juta pemudik tersebut terbagi ke dalam lalulintas di tol Pantura sebanyak 1,7 juta pemudik, lalulintas di jalur non-tol Pantura sebanyak 1,2 juta pemudik, sementara sisanya sebanyak 500 ribuan pemudik tersebar di titik lainnya,pungkasnya

Sementara Dinas Bina Marga Jabar yang diwakili Kepala Bidang Pemeliharaan dan Pembangunan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat Agus Hendrarto, menyebutka pihaknya menyiapkan 108 alat berat untuk mengantisipasi longsor atau musibah lainnya selama arus mudik dan balik Lebaran 2019.

“Kami telah menyiapkan beberapa posko pengamatan. Total ada 41 posko di ruas jalan nasional dan provinsi. Kemudian kami juga menyiagakan 108 alat berat untuk mengantisipasi longsor selama arus mudik balik berlangsung,” Ujarnya.

Disebutkannya. Secara umum, ruas jalan provinsi milik Pemprov Jabar siap dilalui kendaraan pemudik. Alhamdulillah kemantapan jalan provinsi sudah mencapai 98 persen lebih..(Red/Ari)


Bagikan Artikel ini di :

Kegagalan adalah cara Allah untuk mengatakan bersabarlah karena aku memiliki sesuatu yang lebih baik untukmu saat waktunya tiba

Baca juga

Terbaru
« Selanjutnya
Selanjutnya
Terbaru »